Monthly Archives: March 2011

Cerita Tentang Aya dan Ibunya

Pagi itu, dia pergi ke rumah sakit untuk menjalani penyembuhannya setelah lama terbaring akibat suatu penyakit. Ia pun kemudian berjalan ke satu ruangan, untuk mulai menjalani proses pengobatannya. Di tengah jalan, ada seorang anak kecil, wanita, lucu, sampai Ia tidak bisa melepaskan pandangan dari anak kecil itu. Dia kecil, apalagi setelah si anak mengeluarkan suaranya, tambah lah rasa kekaguman dia terhadap anak kecil itu.

Tampaknya anak kecil itu datang bersama ibunya. Tinggi, putih, berkacamata, dan memanggil anak itu dengan nama “Aya”.

Terlihat wajah ibu yang pucat, memang karena suatu penyakit tapi entah apa. Walaupun begitu Aya tetap riang gembira layaknya anak kecil lainnya.

Sang ibu pun pergi ke meja apotek untuk menebus resep obat dari dokter. Dengan terbatuk, sang ibu pun masih meladeni Aya kecil yang riang itu, sambil menebus resep tadi.

“Aya sini mamah gendong,” sahut sang ibu secara tiba-tiba kepada anaknya.

“Ngga mau mah, kan mamah sakit,” balas Aya, sembari menunjuk-nunjuk ke arah ibu yang sakit.

“Ngga apa-apa Aya, sakit atau ngga, mamah kan tetap gendong Aya,” timpal sang ibu.

Lalu Aya pun tetap riang, walaupun dia tahu sang ibu sedang dalam kondisi tidak fit.

Dia yang menyaksikan dari kejauhan hanya kagum kepada kisah singkat itu. Betapa tidak, dalam kondisi apapun, orang tua pasti akan peduli anaknya. Entah itu dengan tindakan, atau hanya sebatas apa yang dipikirkan dikepalanya. Terpujilah mereka yang menghargai orang tua mereka.

mobile blogging

Advertisements